Senin, 04 Januari 2010

KAJIAN KURIKULUM


SCOPE DAN SEQUENCE  DALAM  KURIKULUM

Oleh:
MUMU MUZAYYIN MAQ, M.Pd.


1.      a. Bidang Cakupan (Scope)
Scope dapat didefinisikan sebagai “luas” kurikulum yang didalamnya mencakup berbagai topik, pengalaman belajar, aktivitas, pengorganisasian elemen-elemen, serta hubunga pengintegrasian dan pengorganisasian berbagai elemen yang harus diberikan kepada siswa di sekolah. Scope merupakan hal-hal pokok yang harus dipelajari siswa di sekolah. Tyler menyarankan agar para pengembang kurikulum sebaiknya dapat mengorganisasikan hubungan antar unsure scope yang berupa konsep, ilmu pengetahuan, dan berbagai ilmu keterampilan yang harus diberikan pada siswa.
Seiring dengan kemajuan IPTEK dimasa kini, hendaknya para pengembang kurikulum memperhatikan scope yang akan dikembangkan. Untuk itu, scope  kurikulum harus dikaitkan pada keadaan dan kondisi yang dialami. Adapun hal lain yang harus diperhatikan adalah penetapan prosedur tujuan dan pengambilan keputusan.

b. Sequence
Sequence  berarti susunan atau urutan pengelompokkan kegiatan atau langkah-langkah yang dilakukan dalam perencanaan kurikulum. Jika scope  lebih mengacu pada “apa”, sequence  mengacu pada “kapan dan dimana” pokok-pokok abhasan tersebut ditempatkan dan dilaksanakan. Langkah-langkah sequence  adalah sebagai berikut:
1.      Mulai dari yang paling sederhana menuju ke ayng kompleks
2.      Mengikuit alur kronologis
3.      Balikan dari alur kronologis
4.      Mulai dari keadaan geografis
5.      Dari jauh menuju dekat
6.      Dari konkrit ke abstrak
7.      Dari umum menuju khusus
8.      Dari khusus menuju umum.
Para pengembang kurikulum harus memperhatikan tingkat kedewasaan, latar belakang pengalaman, tingkat kematangan dan keterkaitan atau minat siswa, serta tingkat kegunaan dan kesukaran materi pelajaran.